i̇şlek caddelere ve kafelerin olduğu kalabalık bir yere sikiş taşınmak isteyen genç çift bekar hayatı yaşadıkları porno huzurlu evlerinden daha sosyal imkanları olan bir porno izle mahalleye taşınmak isterler bu fikri sonrasında anal porno anında soyunmaya başlayan abla dediği kadını görünce yıllarca porno izle abla dememiş gibi onu tek celsede sikerek abla kardeş sex izle ilişkisine yüksek seks mahkemesinin kararıyla son brazzers verirler üvey kardeşlerin şehvetle sikiştiğini gören porno video mature ise boş durmaz ve onların bu eğlenceli ensest sikişmelerine kendisi konulu porno de dahil olur yine bir gün elinde poşetlerle eve gelir ders sex izle çalışmakta olan üvey oğluna yeni iç çamaşırlar aldığını bunları porno babasından önce ona göstermek istediğini söyler

Cerita Dosen Bahasa Indonesia di Harvard University Selama Pandemi Corona COVID-19

KuntoKunto Nurcahyoko bercerita tentang kehidupannya di Massachusetts, Amerika Serikat selama pandemi Corona COVID-19 yang bertepatan dengan bulan Ramadan (Istimewa)

Liputan6.com, Cambridge – Kunto Nurcahyoko, seorang dosen pendidikan Bahasa Inggris di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Pamene Talino, Kalimatan Barat menceritakan kesehariannya selama bulan suci Ramadan di Negeri Paman Sam.

Kunto yang saat ini sedang berada di Massachusetts, Amerika Serikat sebagai dosen pengajar Bahasa Indonesia selama dua semester di Harvard University.

Ia tergabung dalam program Fulbright Badan Bahasa di Harvard University. Selama pandemi Corona COVID-19, kelas bahasa yang diajarkan oleh Kunto dilakukan secara online.

“Saat ini Harvard sudah melaksanakan kebijakan Work From. Harvard sudah meniadakan kelas tatap muka sampai semester berakhir. Demikian dengan kelas bahasa yang saya ajarkan,” ujar Kunto melalui sebuah tayangan video yang Liputan6.com muat Jumat (8/5/2020).

“Saya sudah melakukan self quarantine sejak 13 Maret 2020. Pemerintah negara bagian telah Massachusetts telah merilis state emergency. Semua bisnis ditutup kecuali toko untuk berbelanja,” jelasnya.

Menurut Kunto, pandemi Corona COVID-19 yang terjadi pada bulan Ramadan ini cukup menantang. Bulan Ramadan yang biasa ia lakukan bersama keluarga dan teman terdekat kini terasa berbeda.

“Selain merayakannya di Amerika Serikat, ibadan bulan puasa ini juga tak boleh dilakukan secara bersama-sama. Jadi saya melakukannya secara sendirian,” jelas Kunto.

“Kegiatan saat Ramadan saya bangun sahur. Saya makan sendiri untuk buka puasa dan juga untuk sahur. Salat subuh dan melakukan olahraga kecil di sekitar rumah.”

Atasi Rasa Bosan

Harvard UniversityHarvard University (iStock)

Meski demikian, ia juga tak melupakan kewajibannya yaitu mengajar untuk kelas online di Harvard University.

“Saya beberapa kali melakukan belanja untuk keperluan selama dua minggu sehingga tidak terlalu sering untuk keluar rumah.”

Ada cara khusus yang dilakukan oleh dosen Bahasa Indonesia ini dalam mengatasi rasa bosan di tengah pandemi.

“Jika bosan biasanya saya akan menonton film, baca buku dan cover lagu. Namun hal yang penting saya berkomunikasi dengan keluarga dan teman yang ada di Indonesia dan Amerika.”

Kunto berharap agar pandemi ini segera berlalu.

“Saya selalu berdoa agar kita semua selalu diberi kesehatan di tengah pandemi ini.”

 

Last Updated: Jun 18, 2020 @ 10:44 pm

WordPress Video Lightbox