i̇şlek caddelere ve kafelerin olduğu kalabalık bir yere sikiş taşınmak isteyen genç çift bekar hayatı yaşadıkları porno huzurlu evlerinden daha sosyal imkanları olan bir porno izle mahalleye taşınmak isterler bu fikri sonrasında anal porno anında soyunmaya başlayan abla dediği kadını görünce yıllarca porno izle abla dememiş gibi onu tek celsede sikerek abla kardeş sex izle ilişkisine yüksek seks mahkemesinin kararıyla son brazzers verirler üvey kardeşlerin şehvetle sikiştiğini gören porno video mature ise boş durmaz ve onların bu eğlenceli ensest sikişmelerine kendisi konulu porno de dahil olur yine bir gün elinde poşetlerle eve gelir ders sex izle çalışmakta olan üvey oğluna yeni iç çamaşırlar aldığını bunları porno babasından önce ona göstermek istediğini söyler

Global UGRAD Program; Proses Seleksi dan Tips Melamar

Yona Jessica Leony Detaq, adalah penerima 2019 Global Undergraduate Exchange Program di University of Arkansas.

Artikel ini awalnya muncul di yonajessica.blogspot.com pada tanggal 7 Januari, 2021.

ugrad

Tulisan-tulisan saya sebelumnya banyak bercerita mengenai kehidupan saya di Amerika Serikat, tepatnya di Kota Fayetteville, Arkansas. Di tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai beasiswa yang memberangkatkan, menyekolahkan dan menghidupi saya selama hidup di sana. Beasiswa Global UGRAD.

Global Undergraduate Exchange Program (Global UGRAD) merupakan salah satu program beasiswa yang disponsori oleh US Department of State dan dikelola oleh World Learning. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa/mahasiswi jenjang studi S1 dari berbagai negara untuk berkuliah selama 1 semester di universitas-universitas di Amerika Serikat.49053953827_39ab3344f1_c

Di Indonesia sendiri, proses seleksi beasiswa ini dikelola oleh AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Untuk deskripsi lebih lengkap mengenai program ini, silakan klik tautan berikut di laman World Learning. untuk persyaratan-persyaratannya bagi warga Indonesia, silakan klik tautan berikut di laman AMINEF.

Proses seleksi Global UGRAD terdiri atas tiga tahap: Online Application, Wawancara, dan TOEFL iBT. Kali ini, saya ingin menulis mengenai tips dan trik untuk melewati proses seleksi berdasarkan pengalaman saya.

Online Application

1. Persiapkan diri sedini mungkin

Mengisi aplikasi beasiswa bukanlah hal yang mudah. Ada banyak sekali data yang harus diisi, esai yang harus ditulis, juga dokumen-dokumen yang harus dipindai. UGRAD biasanya memberi jangka waktu selama 2 bulan bagi pesertanya untuk mengisi aplikasi, pergunakan waktu itu sebaik mungkin.

2. Menulis Essai

Pada tahap ini, peserta diminta menulis dua buah esai. Saran saya: gunakan bulan pertama untuk menulis esai pertama, dan bulan kedua untuk menulis esai yang satunya lagi. Menulis esai yang bagus dan menarik di antara ratusan bahkan ribuan esai yang lain tentu bukanlah hal yang mudah, dan esai yang outstanding tidak lahir di H-1.
Berikan banyak waktu untuk esai; untuk ditulis, dibaca, diberi masukan, direvisi, dibaca lagi, direvisi lagi, dst. Jangan malu untuk meminta bantuan senior, dosen, alumni program atau orang yang anda pandang mampu, untuk membaca dan merevisi esai anda. Jika anda membutuhkan bantuan saya untuk membaca dan merevisi esai anda untuk aplikasi Global UGRAD, silakan hubungi saya di alamat email berikut: yonajessicadetaq@yahoo.com.

Esai pertama (biasanya) akan meminta anda untuk menjelaskan ‘siapa anda’ dan ‘mengapa anda layak diberi beasiswa ini’. Maka itu, beri banyak waktu untuk esai karena sebelum anda menulis esai pertama, anda perlu mengenal diri anda terlebih dahulu. Esai kedua (biasanya) berisi pilihan dua buah quotes, peserta diminta untuk memilih salah satu quotes dan menulis pandangannya atau merefleksikan quotes itu dengan kehidupannya.

3. Surat Rekomendasi

UGRAD biasanya mensyaratkan dua buah surat rekomendasi, satunya ditulis oleh dosen dan satunya lagi ditulis oleh dosen lain/pemimpin organisasi atau komunitas yang anda ikuti. Saran saya untuk surat rekomendasi yang pertama: silakan meminta rekomendasi dari dosen yang pernah mengajar anda dan mengenal anda dengan baik. Tidak perlu meminta dari dekan atau pimpinan fakultas atau yang sudah bergelar professor (jika mereka pernah mengajar anda dan juga mengenal anda dengan baik di luar kelas, tentu akan lebih baik jika anda bisa meminta mereka). Tapi kalaupun tidak, cukup anda memintanya dari dosen yang pernah mengajar anda dan mengenal anda dengan baik di dalam maupun di luar kelas.

Mengapa? Supaya surat rekomendasi yang ditulis mampu menjelaskan mengenai diri anda dengan spesifik. Jangan lupa untuk memberi batas waktu untuk dosen anda, beri tahu beliau dengan sopan bahwa anda harus mengumpulkan dokumen di tanggal sekian, sehingga anda berharap tulisannya bisa anda terima beberapa hari sebelumnya. Sama seperti esai, surat rekomendasi yang baik juga tidak lahir di H-1. Maka itu, silakan hubungi dosen anda begitu anda selesai mengunduh format surat rekomendasi yang tertera di portal. – this kinda personal, but as I look back now, I think the biggest contributing factor of why I did make it at the first stage of the tests was because of the recommendation letter from my lecture; I owe him a lot for this!

Surat rekomendasi yang kedua bisa ditulis oleh dosen lain/ketua/pembina dari organisasi atau komunitas yang anda ikuti. Jika anda adalah mahasiswa yang aktif dan mengikuti beberapa organisasi dan komunitas, silakan meminta surat rekomendasi dari salah satu organisasi/komunitas yang paling aktif anda ikuti. Sama seperti dosen dan anda sendiri, ketua organisasi juga belum tentu bisa melahirkan tulisan yang bagus dalam waktu yang singkat. Hubungi beliau sedini mungkin, dan berikan tenggat waktu.

4. Dokumen

Selama proses menulis esai, berpikir, merevisi, dan menunggu surat rekomendasi, anda bisa menggunakan waktu yang ada untuk meminda dokumen-dokumen penting yang harus anda unggah di portal; KTP, transkrip nilai (Indonesia dan Inggris), dan sertifikat TOEFL. Jangan menganggap remeh dan melakukannya di menit-menit terakhir (just in case there is a sudden blackout at the last minutes, or maybe your devices won’t work, who knows?)

5. TOEFL

Syarat minimum skor TOEFL untuk Program UGRAD adalah 500, pastikan skor anda mencapai syarat minimum ini. Untuk memastikannya, anda bisa mengikuti Try Out yang tersedia di situs-situs online sebelum anda mengikuti test TOEFL yang sesungguhnya. Untuk TOEFL di tahap ini, peserta diperbolehkan untuk mengikuti TOEFL Prediction (bukan test TOEFL resmi – oh and yes, I used TOEFL Prediction to apply for UGRAD). TOEFL prediction biasanya terdapat di lembaga-lembaga kursus bahasa Inggris, silakan hubungi lembaga-lembaga kursus bahasa Inggris di kota anda untuk menanyakan apakah mereka melaksanakan test TOEFL Prediction (yang bersertifikat). Ini jelas menguntungkan karena biaya pendaftaran TOEFL Prediction biasanya jauh lebih murah dari TOEFL resmi.

6. Jangan Malu Bertanya

Jika portal aplikasi mengalami down atau error, segera hubungi World Learning di alamat email yang tertera di website atau portal mereka. Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut, silakan hubungi World Learning atau AMINEF, atau juga alumni program (jangan malu atau segan, atau takut dianggap SKSD, we have nothing to be too proud of, we were also like you few years ago)

Wawancara

Jika anda lolos di tahap pertama, anda akan dihubungi pihak AMINEF untuk melaksanakan wawancara (the airplane and the allowance are all facilitated by AMINEF, don’t worry!). Berikut beberapa tips dari saya:

1. Read What You Wrote

Baca kembali apa yang sudah anda tulis di tahap pertama. Sebagian besar pertanyaan mengulik kembali tulisan anda.

2. Berlatih Berbicara Bahasa Inggris

Mengingat proses ini dilaksanakan dalam Bahasa Inggris, penting bagi kita untuk terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris. Jika anda belum terbiasa bercakap dalam bahasa Inggris, silakan cari teman bicara untuk ‘melatih lidah’ anda. Jangan mencampur bahasa Indonesia dan bahasa Inggris saat menjawab pertanyaan, sebisa mungkin berikanlah jawaban dengan seluruh kata-katanya menggunakan bahasa Inggris.

3. Datang Lebih Awal

Jika jadwal wawancara anda adalah pukul 9 pagi, usahakan anda sudah tiba di Kantor AMINEF pada pukul 8.30 atau lebih awal. Selain untuk alasan kesopanan, datang lebih awal juga membantu anda untuk akrab dengan lingkungan sekitar. Tidak ada yang lebih buruk daripada datang terlambat, napas masih ngos-ngosan dan langsung masuk ke ruang wawancara. Datang lebih awal juga memberi anda waktu untuk berinteraksi dengan peserta lainnya. Selain untuk membangun koneksi, bercakap dengan peserta lain sebelum masuk ke ruang wawancara (bagi saya pribadi) membantu mengurai rasa gugup saya.

4. Banyak Membaca atau Memperbarui Informasi Terbaru

Selain bertanya tentang diri anda dan latar belakang anda, penanya bisa saja menanyakan mengenai berita terbaru dalam negeri maupun luar negeri dan meminta pendapat anda mengenai berita tersebut. Be prepared!

5. Be True

Kalau ada pertanyaan yang belum bisa anda jawab, silakan dengan jujur berkata bahwa anda belum memiliki jawabannya. Mengapa? Karena dari satu jawaban akan timbul pertanyaan lain lagi. Daripada anda berbohong dan semakin gugup, jujur saja berkata bahwa anda belum memiliki jawabannya. Saya saat itu ditanya kampus mana yang ingin saya tuju, dan dengan jujur saya berkata bahwa saya belum banyak melakukan research tentang kampus mana yang prodi Fisikanya bagus (daripada berbohong, menyebutkan nama kampus dengan random dan ditanya lagi mengapa memilih kampus itu?).

6. Berdoa

Do I really need to explain this part, dear Indonesians?

And yes, the interviewers are friendly, don’t worry!

TOEFL iBT

Setelah lolos tahap wawancara, nominee Global UGRAD harus mengikuti test TOEFL iBT. Tahap ini penting untuk penempatan anda. Jika di kota anda tidak tersedia tempat yang melaksanankan TOEFL iBT resmi, anda akan diterbangkan ke kota lain yang memiliki lembaga yang menyediakannya. Biaya test, tiket pesawat, hotel, dan allowance ditanggung AMINEF.

Peserta diharapkan mempersiapkan diri sendiri (AMINEF tidak menyediakan atau membayar kursus atau privat bagi anda). Silakan berlatih melalui laman-laman dan aplikasi-aplikasi yang bisa diunduh gratis (there are lots of it!). Salah satu pembeda antara TOEFL ITP dan iBT adalah: pada TOEFL iBT, terdapat section speaking (dengan batas waktu tertentu). Perbanyak berlatih agar anda mengetahui section mana yang ‘kurang’ bagi anda, supaya anda bisa mempertajam kemampuan anda di section tersebut.

Demikian tips dari saya, semoga membantu. Good luck!

 

 

Last Updated: Mar 25, 2021 @ 7:11 pm

WordPress Video Lightbox